Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Daerah
  • Internasional
  • Nasional
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Terbaru: Kodiklat TNI Cetak 734 Perwira Prajurit Karier TNI Gelombang I TA 2026 Siap Mengabdi kepada Bangsa dan Negara

Terbaru: Panglima TNI Lantik 734 Perwira Prajurit Karier TNI TA 2026

Terbaru: Selamatkan Masa Depan Bangsa, Satgas TMMD ke-129 Kodim 1505/Tidore Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Daerah
  • Internasional
  • Nasional
  • Terkini
palmnews.id
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Daerah
  • Internasional
  • Nasional
  • Terkini
palmnews.id
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Daerah
  • Internasional
  • Nasional
  • Terkini
You are at:Home»Terkini»Terbaru: Kepala BNN Ungkap Keberhasilan Ubah Mindset Petani Ganja Jadi Tanam Kopi
Terkini

Terbaru: Kepala BNN Ungkap Keberhasilan Ubah Mindset Petani Ganja Jadi Tanam Kopi

penulisBy penulisJuli 23, 2026002 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) terus menggencarkan program Alternative Development atau pengalihan fungsi lahan tanaman terlarang menjadi tanaman produktif bernilai ekonomi tinggi. Salah satu keberhasilan yang disoroti adalah perubahan pola pikir (mindset) para petani ganja di wilayah rawan, khususnya di Aceh, untuk beralih menanam kopi.

Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto menyampaikan bahwa pendekatan penanganan narkotika dari sisi hilir atau pemusnahan saja tidak cukup. Diperlukan solusi komprehensif dari sisi hulu yang menyentuh akar permasalahan sosial dan ekonomi masyarakat lokal.

“Melalui program Alternative Development, kita tidak hanya memusnahkan ladang ganja, tetapi juga memberikan solusi berkelanjutan. Kita ubah mindset para petani agar mereka beralih ke komoditas yang legal, bernilai ekonomis, dan berkelanjutan, seperti kopi,” ujar Suyudi dalam acara Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), Kamis (23/7/2026).

Suyudi menjelaskan, program ini dilakukan melalui pembinaan berkelanjutan, bantuan bibit unggul, pendampingan teknik bercocok tanam, hingga fasilitasi akses pasar bagi produk hasil panen masyarakat.

Hasilnya, kawasan yang tadinya dikenal sebagai ladang ganja kini berangsur-angsur bertransformasi menjadi sentra komoditas pertanian unggulan yang tidak hanya legal, tetapi juga mampu meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan ekonomi warga setempat.

“Ketika masyarakat memiliki mata pencaharian yang sah, layak, dan menjanjikan secara ekonomi, mereka dengan sendirinya akan meninggalkan aktivitas ilegal tersebut. Ini adalah bentuk nyata perlindungan negara sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah rawan,” pungkasnya.

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleTerbaru: Wamenkes dan Wamendagri Kunjungi Layanan Tuberkulosis di RS Adam Malik
Next Article Terbaru: Kepala BNN Cerita Keberhasilan Tangkap Dewi Astutik, Buron Kasus 2 Ton Sabu
penulis

Related Posts

Terbaru: Kodiklat TNI Cetak 734 Perwira Prajurit Karier TNI Gelombang I TA 2026 Siap Mengabdi kepada Bangsa dan Negara

Juli 27, 2026

Terbaru: Panglima TNI Lantik 734 Perwira Prajurit Karier TNI TA 2026

Juli 27, 2026

Terbaru: Selamatkan Masa Depan Bangsa, Satgas TMMD ke-129 Kodim 1505/Tidore Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba

Juli 27, 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

© 2026 palmnews.id. Designed by palmnews.id.
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Daerah
  • Internasional
  • Nasional
  • Terkini

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.